Magisnya Senja di Pulau Kelelawar, Sulawesi Tengah

Senja cantik di Pulau Kelelawar (travelwan.com)


Pulau Kelelawar di Sulawesi Tengah boleh saja terlihat cantik di siang hari. Tapi ketika mentari mulai tenggelam, ribuan kelelawar akan berterbangan memenuhi langit dengan semburat warna jingga.

Banyak orang menganggap kelelawar merupakan hewan yang menyeramkan. Tapi, Pulau Kelelawar di Sulawesi Tengah justru menjadi destinasi yang sangat menarik untuk liburan akhir pekan. Selain berlibur, wisatawan juga bisa melihat kehidupan hewan ini dari dekat.


Berlibur mengunjungi sebuah pulau menjadi pilihan berlibur untuk sebagian orang. Namun, apa jadinya kalau kita berlibur di rumah hewan yang sering digambarkan sebagai jelmaan “Drakula”. Ya, Pulau Kelelawar di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah justru menjadi target wisatawan.

Habitat kelelawar di Pulau Kelelawar (Brama Danuwinata ACI)


Hamparan pasir putih serta lebatnya hutan Bakau menjadi pintu masuk wisatawan di Pulau Kelelawar. Berbeda dengan pulau-pulau lainnya yang dilengkapi oleh resort dan kafe, di sini hanya ada kumpulan pohon bakau yang lebat. Pohon-pohon inilah yang menjadi tempat bertenggernya ribuan kelelawar.

Uniknya, pulau yang satu ini sudah menjadi rumah untuk berbagai jenis kelelawar. Kalau mengunjungi daerah ini pada siang hari, Anda akan melihat kelelawar yang sedang bergelantungan di pohon bakau. Nah, biasanya traveler yang datang pada pagi atau siang hari menghabiskan hari dengan berenang, snorkeling, memancing, berperahu, atau sekadar bersantai di pantai.

Tapi, cobalah Anda berlama-lama di pulau ini hingga senja tiba. Karena pada saat itulah kejadian unik dan memesona mewarnai pulau seluas 10 hektar ini. Ketika matahari mulai terbenam kelelawar-kelelawar tersebut akan beterbangan mengitari pulau bahkan terlihat seperti memenuhi langit. Atraksi ribuan kelelawar tersebut menjadi pesona dan pemandangan yang memukau.

Gradasi kemerahan di langit semakin mempercantik senja di Pulau Kelelawar. Eits, jangan sampai lupa mengabadikan fenomena unik ini melalui jepretan kamera atau handycam.


Untuk menuju pulau ini wisatawan dapat menggunakan perahu motor dengan sewa Rp 10.000 per orang. Pelancong akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 10 menit. Di sepanjang perjalanan dua tanjung hutan bakau yang menyerupai pintu masuk menuju pulau akan menyambut kedatangan Anda.

Berlibur ke Sulawesi Tengah jangan lupa mengunjungi Pulau Kelelawar dan melihat magisnya langit saat senja. Sebelum pulang, wisatawan juga bisa membeli ikan segar hasil tangkapan nelayan sebagai oleh-oleh.

sumber : detiktravel.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s