Belanda 0 : 1 Denmark Senjata Makan Tuan


KHARKIV, TRIBUN – Daya ledak Dinamit Denmark langsung memakan korban di laga perdana Grup B putaran final Euro 2012, di Metalist Stadium, Kharkiv, dinihari tadi. Tidak tanggung-tanggung, tim raksasa Belanda dipermalukan dengan skor 1-0.
Satu gol dari sayap lincah, Michael Krohn-Dehli di menit ke-24 sudah cukup untuk memberi awal yang buruk bagi perjalanan tim unggulan tersebut di Polandia-Ukraina. Kemenangan tersebut sekaligus membuat Denmark menuai rekor, yakni untuk kali pertama berhasil menang dalam permainan terbuka 90 menit tanpa penalti, sejak terakhir kali unggul pada 4 Oktober 1967.

Saat itu di partai kualifikasi Piala Eropa 1968, Danish menang 3-0. Hasil tadi malam membuat pertemuan Denmark dengan Belanda menjadi sembilan menang, 10 seri dan 12 kalah. “Hasil yang membuat kami sangat terkejut. Tapi kami harus waspada, karena tak ingin kalah pada dua partai berikutnya,” kata Martin Olsen, di http://www.cphpost.dk.
Playmaker Christian Eriksen mengakui, titik kemenangan timnya terletak pada kolektifitas dan berusaha untuk tidak mengikuti permainan Belanda. “Permainanku tidak cukup baik karena fisik, tapi setidaknya menang atas Belanda adalah sejarah besar bagi sepak bola Denmark,” tulis Eriksen, di laman micro blogging, Twitter.
Raihan tiga angka atas Belanda seolah menjadi realisasi janji Eriksen untuk membawa timnya menang berdasar atas proses belajar. “Saya dan beberapa teman banyak belajar dari sepak bola Belanda, dan itu sangat berguna,” katanya saat itu.
Omongan gelandang Ajax Amsterdam tersebut seolah menjadikan Belanda bak merasakan senjata makan tuan. Hampir sebagian besar starter pasukan Martin Olsen pernah atau sedang merasakan atmosfer sepakbola Eredivisie.
Sebut saja sang pencetak gol Michael Krohn-Dehli. Pemain berusia 29 tahun tersebut tak lain didikan dari akademi junior Ajax Amsterdam. Ia kemudian melanglang buana ke RKC Waalwijk, kembali ke Ajax dan mendarat di Sparta Rotterdam.
Tak heran, ia pun tak asing lagi dengan pola pertahanan yang digalang Jetro Willems, John Heitinga, Ron Vlaar dan sang ‘adik kelas’, Gregory Van Der Wiel.
Kerja keras Michael Krohn-Dehli disokong beberapa pemain Denmark yang besar di Eredivisie. Di depannya ada striker berpengalaman Dennis Rommedahl, yang pernah membela PSV, Ajax dan NEC. Lalu Simon Poulsen yang berkarier bareng AZ Alkmaar, Niki Zimling di NEC dan Nicklas Pedersen di FC Groningen.
Ada juga duo Ajax Amsterdam, yakni Christian Eriksen dan Lasse Schone. Hasil maksimal yang didapat Daniel Agger dkk sekaligus menjadi pencapaian pertama kali meraih kemenangan di partai pembuka sejak Euro/Piala Eropa.
Sejarah mencatat, sejak keikutsertaan Denmark di turnamen sepak bola antarnegara se-Benua Biru tersebut pada tahun 1964, inilah kali pertama mereka bisa menang di partai pembuka.

sumber : tribunnews.com

One thought on “Belanda 0 : 1 Denmark Senjata Makan Tuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s