Inggris-Perancis, Rivalitas Klasik

Para pemain tim nasional Perancis antara lain Gael Clichy, Yohan Cabaye, Olivier Giroud, Mathieu Valbuena, dan Franck Ribery saat melakukan latihan di Kircha, Sabtu (9/6/2012).


KOMPAS.com – Laga pembuka di Grup D yang menampilkan Perancis versus Inggris, Senin (11/6/2012) pukul 23.00, niscaya menjadi salah satu duel paling ditunggu pencinta bola sejagat. Rivalitas kedua tim ini telah berlangsung selama 90 tahun. Lantas, kejutan apa yang tersaji di laga klasik ini?

Sejarah mencatat, perseteruan Inggris dengan Perancis sebagai bangsa telah berlangsung sangat lama. Penulis Perancis, Jose-Alain Fralon, menggambarkan Inggris sebagai our most dear enemies atau musuh tersayang bagi Perancis. Melihat sejarah hubungan kedua negara ini sejak zaman Romawi hingga era masa kini, harap maklum jika orang tidak semata-mata melihat laga sepak bola menjadi sekadar pertarungan di lapangan rumput.

Klasik, mungkin itu kata yang asyik untuk menggambarkan pertemuan kembali Inggris dan Perancis di laga internasional. Kedua tim telah bertemu 30 kali sepanjang sejarah dan Inggris memenangi 16 di antaranya, sedangkan lima laga berakhir dengan seri.

Inggris tampil lebih baik pada tahun-tahun awal pertemuan dengan Perancis. Inggris memenangi enam pertandingan pertama dan semuanya digelar di Perancis. Pada pertandingan pertama tahun 1923, Inggris menang 4-1. Namun, tak sampai delapan tahun, Perancis membalikkan keadaan.

Di ajang kualifikasi Piala Eropa 1963, Inggris di bawah racikan Pelatih Alfred Ernest Ramsey kalah 2-5 atas Perancis. Namun, Sir Alf ”membalas dendam” dengan menggulung Perancis 2-0 di penyisihan grup Piala Dunia 1966. Perancis pun tersingkir. Inggris kembali memenangi duel di Piala Dunia 1982. Akan tetapi, Perancis kembali memutar roda dan menang 2-1 di babak penyisihan Piala Eropa 2004.

Makin bersinar

Perancis lalu tak terkalahkan di lima pertemuan terakhir melawan Inggris. Yang termutakhir terjadi pada 17 November 2011 di Stadion Wembley saat Karim Benzema dan Mathieu Valbuena menyarangkan masing-masing satu gol. Perancis unggul 2-1.

Mimpi buruk Piala Dunia 2010 segera dilupakan dan Perancis muncul dengan solid di bawah asuhan Laurent Blanc. ”Le Blues” bersinar di peringkat ke-14 UEFA, tak terkalahkan selama 21 gim berturut-turut, termasuk laga persahabatan melawan Brasil dan Jerman. Perancis kini menjadi tim yang berbahaya kendati Blanc mencemaskan lemahnya barisan pertahanan.

Fakta bahwa sepertiga pemain Perancis juga bermain di klub-klub Liga Primer Inggris bisa menjadi keuntungan sekaligus ancaman bagi kedua tim. Masing-masing tim harus memutar otak lebih keras untuk mencari taktik jitu mengalahkan lawan.

Yang paling diyakini Blanc, bahwa Inggris akan bermain dengan cara mereka. ”Cara bermain berdasarkan kualitas dan filosofi. Mereka akan memberikan segalanya karena, ketika Perancis melawan Inggris, pertaruhan pun meningkat. Kami harus kuat, ini akan sulit,” ujarnya.

Pemain sayap Chelsea, Florent Malouda, sepakat dengan Blanc. ”Inggris akan siap dan kompetitif. Mereka tidak akan bersembunyi, itu bukan budaya Inggris,” katanya. Yohan Cabaye, pemain Newcastle, menaksir laga akan alot. ”Karena kami tahu bagaimana Inggris bermain, terutama melawan Perancis. Bahkan, ketika kehilangan beberapa pemain, mereka tetap hebat. Dibutuhkan tim Perancis yang hebat pula untuk mengalahkan mereka,” tutur Cabaye seperti dikutip AFP.

Makin tajam

Dari Krakow, Polandia, wartawan Kompas, Mh Samsul Hadi melaporkan, pemain Inggris, Ashley Young, menggelar jumpa pers seputar persiapan menghadapi Perancis. Pemain sayap Manchester United ini mengenakan kaus putih berkerah tim Inggris, tampil semringah, dan memaparkan jawaban dengan suara lembut. Tindik warna perak menghiasi kedua telinga.

Young mengatakan, organisasi permainan Inggris kini semakin tajam. Bergabungnya kembali Jermain Defoe (setelah pulang ke Inggris karena ayahnya meninggal), membuat tim utuh. ”Dengan (Defoe) ikut latihan, itu cukup penting bagi dia untuk memulihkan diri dari situasi berduka dan kembali normal,” katanya.

Menurut Young, sejumlah pemain yang sempat cedera sudah kembali bugar. James Milner, John Terry, Ashley Cole, dan Glen Johnson memang tidak selalu mengikuti latihan, tetapi siap untuk melawan Perancis, Senin ini.

”Ya, semuanya berjalan memadai dan sudah di jalur yang tepat melalui latihan-latihan di lapangan yang bagus dan kami telah memiliki rencana bagus serta dalam kondisi sepenuhnya fit. Kami sudah tidak sabar menantikan laga Senin itu,” tutur Young soal laga melawan Perancis di Donetsk.

Lebih jauh Young menuturkan, ia merasa percaya diri setelah mencetak lima gol di tujuh laga terakhir. ”Saya akan percaya diri penuh untuk menjalani laga pertama, terutama melihat penampilan pada laga-laga terakhir. Semua pihak dalam tim merasa yakin telah mempersiapkan diri dengan benar dan saya yakin, jika semua itu kembali kami jalankan, kami akan menorehkan hasil bagus,” katanya.

Melihat hasil dua laga terakhir, menang 1-0, masing-masing atas Norwegia dan Belgia, Young yakin kepemimpinan Roy Hodgson sudah tepat. ”Organisasi permainan kami berbeda dari penampilan pada laga-laga sebelumnya. Anda tahu, permainan kami menjadi semakin tajam dengan permainan menyerang. Kini, tinggal bagaimana menerapkan kembali,” paparnya.

Bagi Young, kemenangan pertama di Grup D melawan Perancis sangatlah penting. Memang ini laga yang sulit, tetapi ia dan teman-temannya justru sudah tidak sabar menantikan saat-saat itu. ”Kami tampil untuk memetik kemenangan,” tuturnya.

Soal strategi, tim telah mempersiapkannya dengan matang. Tanpa Wayne Rooney, yang diskors di dua laga pertama, tim tetap percaya diri. ”Saya tahu Wayne pemain kelas dunia. Namun, saya berharap mampu menampilkan yang terbaik untuk pelatih jika saya dipilih (tampil starter),” ujar Young.

Begitulah jika Perancis dan Inggris bertemu. Mulai dari pemain, pelatih, penonton, hingga pejudi menunggu dengan berdebar-debar. Merugilah pencinta bola yang tidak menyaksikan laga akbar antara dua musuh tersayang ini. (SUSI IVVATY)

One thought on “Inggris-Perancis, Rivalitas Klasik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s