Malam Magis Buat Torres

Striker Spanyol, Fernando Torres, dengan bahagia mengangkat trofi Piala Eropa, setelah di final timnya mengalahkan Italia 4-0, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB.


KEIV, KOMPAS.com – Tidak masuk dalam 23 pemain terbaik Piala Eropa 2012 tak membuat Fernando Torres kecewa. Baginya, suksesnya membawa Spanyol juara Piala Eropa dan dia meraih sepatu emas sudah luar biasa, bahkan kepuasannya tak terhingga. Menurutnya, malam di Kota Kiev, Minggu malam atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB itu sangat magis baginya.

Betapa tidak, sebelumnya banyak pendapat bahwa Spanyol tak akan juara lagi. Sebab, dalam sejarah belum pernah ada tim yang juara Piala Eropa dua kali berturut-turut.

Namun, Spanyol melakukannya. Bahkan, dia ikut berperan menyumbang 1 gol dari kemenangan Spanyol 4-0 atas Italia di final. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak gol di dua final Piala Eropa dan dua-duanya membawa timnya juara. Di final Piala Eropa 2008 lawan Jerman, golnya menentukan timnya juara dengan kemenangan 1-0.

Striker Spanyol, Fernando Torres (kanan) dan Juan Mata yang juga rekan di Chelsea, degan bangga menunjukkan medali tanda juara Piala Eropa 2012. Torres dan Juan Mata sama-sama mencetak gol dan membawa Spanyol menang 4-0 atas Italia di final, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB.


Torres tak hanya meraih sepatu emas sebagai top skorer dengan tiga gol (ada beberapa pemain lain yang juga sudah mencetak tiga gol, tapi menit bermain Torres paling sedikit). Dia juga mencatat rekor lain. Torres dan Juan Mata menjadi pemain keenam dan ketujuh yang mampu menjuarai Liga Champions (bersama Chelsea) dan Piala Eropa pada tahun yang sama.

Striker Spanyol, Fernando Torres, mencium pacarnya untuk merayakan sukses timnya menjuarai Piala Eropa 2012.


Untuk prestasi ini, pemain pertama adalah Luis Suarez yang juara Liga Champions 1964 bersama Inter Milan dan juara Piala Eropa dengan Spanyol. Kemudian ada Hans van Breukkelen, Berry van Aerle, Ronald Koeman, dan Gerald Vanenburg bersama PSV Eindoven dan Belanda pada 1988.

Meski begitu, Torres tak ingin mengulas prestasi pribadi. Baginya, sukses tim lebih menarik dan berharga.

“Anda tak bisa menanyakan lebih, tapi ini kerja tim dan kebersamaan yang membawa kami di sini,” kata Torres di situs pribadinya, http://www.fernando9torres.com.

“Anda selalu ingin menang lebih dan lebih, tapi saat ini kami sudah sangat menikmati (sukses ijuara Piala Eropa). Kami mendominasi pertandingan sejak awal sampai akhir dan akhirnya menikmati malam yang magis,” tambahnya.

Meski begitu, dia mengingatkan tantangan Spanyol ke depan sangat berat. Sebab, kini semua tim sangat ingin mengalahkan mereka.

“Sekarang, kita bisa mengatakan bahwa tim-tim di masa depan akan berkonsentrasi mengalahkan Spanyol untuk membuat sejarah,” ujar pemain 28 tahun itu. (AP)

One thought on “Malam Magis Buat Torres

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s