Angkasa Pura II Salahkan Garuda

Evakuasi Pesawat Tergelincir

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 174 rute Jakarta-Pekanbaru tergelincir di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Selasa (17/7/2012). Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan sejumlah penerbangan dari dan menuju Pekanbaru ditunda hingga proses evakuasi selesai dilaksanakan.

PEKANBARU, KOMPAS.com — Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyalahkan manajemen Garuda Indonesia yang tidak bersikap kooperatif sehingga mengakibatkan lambatnya pemindahan evakuasi pesawat GA 174 yang tergelincir di ujung landasan pacu sejak Selasa (17/7/2012) lalu.

“Kami sudah menawarkan ke pihak Garuda untuk menggunakan peralatan yang ada, tapi penawaran tidak ditanggapi dengan baik dan akhirnya waktu terus berlalu,” kata GM Angkasa Pura II Bandara SSK II, Anggono Raras, Rabu (18/7/2012) ini.

Anggono menjelaskan, Angkasa Pura II sebenarnya memiliki peralatan memadai untuk menarik pesawat Garuda ke apron. Namun, pihak maskapai memilih menggunakan alat mereka yang seadanya, meski sudah diingatkan hal itu akan percuma.

Ia mengatakan, pihak Garuda akhirnya menyerah melakukan pemindahan dengan peralatan mereka pada sekitar pukul 02.00 atau setelah 10 jam insiden terjadi. Akibatnya, 19 penerbangan dari dan menuju Bandara SSK II terpaksa dibatalkan dan ratusan penumpang telantar dan tidur di bandara.

“Angkasa Pura punya alat salvage, semacam dongkrak khusus dan kami sudah biasa menangani insiden pesawat semacam ini, yang di Bandara Pekanbaru sudah tiga kali terjadi. Hanya butuh waktu satu jam sampai tiga jam, sebenarnya sudah selesai. Tapi, karena pihak Garuda berkutat dengan keinginan sendiri sampai mereka menyerah. Waktu sudah sangat larut,” kata Anggono.

Ia mengatakan, hingga Rabu pagi pesawat GA 174 belum juga bisa dipindahkan dari ujung landasan pacu bagian Barat Bandara SSK II. Menurut dia, pihak maskapai akhirnya memilih mendatangkan alat salvage dari Jakarta yang dikirim menggunakan pesawat.

Menurut Anggono, landasan pacu kembali dibuka sekitar pukul 08.45 WIB setelah ditutup selama lebih dari 17 jam akibat tergelincirnya Garuda GA 174.

Hanya saja, perlu ada aturan khusus untuk bisa mendarat di sisa landasan pacu yang ada, yakni pesawat harus mengurangi beban atau bisa dengan menggunakan pesawat berbadan kecil.

Sumber: Antara

8 thoughts on “Angkasa Pura II Salahkan Garuda

  1. Do you mind if I quote a couple of your articles as long as I provide credit and sources back to your blog? My blog site is in the exact same area of interest as yours and my visitors would definitely benefit from a lot of the information you present here. Please let me know if this alright with you. Thank you!

  2. Thanks a ton for being the instructor on this topic. I enjoyed your current article very much and most of all liked the way you handled the areas I regarded as being controversial. You are always quite kind towards readers really like me and let me in my life. Thank you.

  3. My husband and i got very glad Edward could finish off his basic research by way of the ideas he obtained out of your site. It’s not at all simplistic to just continually be freely giving guidance which often people could have been selling. Therefore we realize we have you to appreciate for this. The specific illustrations you have made, the easy site navigation, the relationships you assist to engender – it’s got all incredible, and it’s making our son and us imagine that the issue is fun, and that’s particularly indispensable. Thank you for all the pieces!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s