TAMAN NASIONAL LORE LINDU


Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) tertetak sekitar 20 km arah Tenggara kota Palu (menuju Kulawi atau Napu). Secara Geografis terletak pada 1190 58′ – 1200 16′ Bujur Timur dan 1° 8′- 10 3 Lintang Selatan. Secara Administratif pemerintahan, taman nasional ini teletak di wilayah Kabupaten Donggala dan Sigi. Di bagian utara, berbatasan dengan Dataran Lembah Palu dan Dataran Lembah Pablo, sebelah timur berbatasan dengan Dataran Lembah Napu, sebelah selatan dengan Dataran Lembah Bada, dan sebelah barat dengan Sungai Lariang dan dataran Lembah Kulawi.

Secara hukum, Taman Nasional Lore Lindu dikukuhkan oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan melalui Keputusan No. 464/Kpts-Il/1999 tanggal 23 Juni 1999 dengan luas kawasan 217.991,18 ha. Sedangkan untuk pengelolaanya, berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.03/Menhut-II/2007, sejak Tanggal I Februari 2007, diserahkan kepada Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.

TNLL terletak di sekitar pertemuan lempengan benua yang membentuk pulau sulawesi. Efek dan benturan lempengan mi membentuk kawasan TNLL sehingga daerah mi merupakan pertemuan flora dan fauna dan masing-masing lempengan. Akibat dart adanya penyatuan lempeng tersebut, tidak mengherankan jika di TNLL banyak terdapat lipatan dan perubahan bentuk dan massa daratan sejak pulau mi terbentuk pertama kali. Keadaan tanah di TNLL bervariasi dan yang belum berkembang (entisol), sedang berkembang (inseptisol hingga yang sudah berkembang (alfisol dan sebagian kedil ultisol.

Secara keseluruhan, curah hujan di TNLL bervariasi antara 2000-3000 mm/tahun di bagia utara dan 3.000-4.000 mm/tahun di bagian Selatan. Suhu bekisar antara 22-34°C. Rata-rata kelembaban udara adalah 86% dengan kecepatan angin rata-rata 3,6 km/jam.

Flora

Tumbuh-tumbuhan Sulawesi yang kaya dan endemik merupakan satu dan yang paling sedikit dipelajari dan pulau-pulau utama Indonesia, balk dabam hal komposisi taksonomi serta karakteristik-karakteristik ekologi. Distribusi geografis dan tipe vegetasi bergantung pada banyak faktor lingkungan, seperti ketinggian, temperatur, curah hujan, drainase, dan kondisi-kondisi tanah.

Secara umum, hutan TNLL dibagi kedalam 3 tipe hutan utama, sebagai berikut:

Hutan Dataran Rendah (Lowland Forest) tipe hutan mi berada pada kawasan hutan dengan ketinggian dibawah 1.000 mdpl. Jenis tumbuhan yang dapat ditemui di kawasan mi, antara lain: Rotan (Callamus spp.), Beringin ((Ficus spp.), pohon raksasa Leda (Eucalyptus deglupta), Aren penghasib bahan gula (Arenga pinnata), Kepayang (Pangium edule)sertajenis Artoca,pusspp. yang kulitnya biasa digunakan sebagai bahan pembuat pakaian kulit potion (dalam bahasa bokab : fuya).

Hutan Pegunungan Rendah Pada ketinggian antara 1.000 s/d 1.500 mdpl dapat dijumpai tipe hutan pegunungan bawah. Di kawasan mi pohon tumbuhlebih pendekdengan diameteryang lebih kecil. Jenis flora yang tumbuh di kawasan mi, antara lain : Berbagai Epiphyte termasuk 88 spesies anggrek yang tebah diketahui,jenis pakis yaitu Asplenium sp. dan Platycerium sp., terdapat juga Pohon Uru dan Damar (Agat his dammara).

Hutan Kayu Alpin tipe hutan ini terdapat pada ketinggian diatas 2.000 mdpl. Daun-daun tumbuh kecil. Lumut tumbuh tersebar menutupi Iantai hutan. Kabut menjaga udara tetap lembab. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan pencucian hara tanah (Nitrogen), sehingga kesuburan tanah berkurang. Spesies kantung Semar (Nepenthes sp.) Mendapat tambahan nutnsi dengan menjebak serangga yang masuk kedalam bunganya.

Hutan Sekunder. Selain tiga tipe utama di alas, terdapat pula hutan sekunder, yaitu hutan yang telah pernah dibersihkan untuk perladangan berpindah, kemudian ditumbuhi vegetasi sekunder, seperti Cemara (Casuarina sumatrana) serta tegakan campuran antara Wanga (Figafetta filans) dan Leda (Eucalyptus deglupta).

Fauna

Taman Nasional Lore Lindu juga kaya dengan fauna khas Sulawesi dan sudah dikenal di kalangan internasional, diantaranya sebagai benkut:

Mamalia: Anoa (Bubalus depressicomis dan Bubalus quarlessi), babi rusa (Babyrusa babyrousa), Palanger Sulawesi (Phalanger celebencis), Tarsius (Tarsius dianae), Monyet Sulawesi (Macaca tonkeana), Civet (Macrogalidia musschenbroeckii).

17 thoughts on “TAMAN NASIONAL LORE LINDU

  1. I simply could not go away your website prior to suggesting that I extremely enjoyed the usual info an individual supply in your guests? Is going to be back continuously to check up on new posts.

  2. Hey! I know this is kinda off topic however I’d figured I’d ask. Would you be interested in exchanging links or maybe guest writing a blog post or vice-versa? My site covers a lot of the same topics as yours and I feel we could greatly benefit from each other. If you’re interested feel free to shoot me an email. I look forward to hearing from you! Wonderful blog by the way!

  3. I just wanted to make a simple remark in order to express gratitude to you for all the splendid hints you are showing at this website. My particularly long internet lookup has finally been paid with professional suggestions to talk about with my visitors. I would admit that many of us website visitors are definitely blessed to be in a remarkable network with so many awesome professionals with insightful pointers. I feel somewhat happy to have come across the webpages and look forward to some more amazing times reading here. Thank you again for a lot of things.

  4. Thanks on your marvelous posting! I certainly enjoyed reading it, you happen to be a great author.I will make certain to bookmark your blog and will come back in the foreseeable future. I want to encourage you continue your great job, have a nice holiday weekend!

  5. I really resolved to go reluctantly, spent the nights for a number of days. I cannot discover lake flew time, so much was in fact taken through your articles or reviews. Decent job!

  6. I have recently started a web site, the information you offer on this site has helped me greatly. Thank you for all of your time & work. “The murals in restaurants are on par with the food in museums.” by Peter De Vries.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s